Juli 13, 2008
Menerima dan Memberi
 
Menerima dan Memberi
Maaf aku ga bisa menerima dan memberi lebih untukmu

"Rani, aku yang minta maaf kalau kenyataannya aku ga bisa menerima atau memberi lebih. Makasih Rani bersedia menerimaku sebagai TEMAN saja."

"message delivered to Rani" tampil pada layar Nokiaku setelah beberapa detik. Aku harus mengakhiri "keingintahuanmu" saat aku mulai yakin bahwa engkau menginginkan lebih dariku.

Barangkali ini yang terbaik bagimu Rani, aku tau betapa susahnya memendam rasa. Berharap yang kita cintai mencintai kita tulus. Yang terbaik agar kau tidak lagi bertanya-tanya akan keberadaanmu bagiku, kepastian bahwa kau adalah temanku.

Karena aku tau siapapun bisa menemani siapapun untuk sarapan, lunch, hingga dinner, menikmati waktu berbagi kata hingga berbagi karsa. Tapi aku juga tau bukan itu yang kau inginkan…kita sudah cukup dewasa untuk tidak menutup mata akan makna cinta yang seringkali bias dibelenggu jeruji kebersamaan.

Karena, Aku sering bertanya? Apa yang paling membahagiakan bagi aku sendiri?
Apakah saat aku memenangkan pertarungan? Atau apakah saat proses yang kujalani dalam memenangkan pertarungan? Ataukah saat-saat kita berusaha menemukan arti cinta dalam kebersamaan?

Aku akan sangat bahagia saat orang yang kucintai mencintaiku tulus seperti aku mencintai dia. Bagaimanapun kita semua sepakat kau bukanlah tikus percobaan yang mesti kucicipi madu terlebih dahulu untuk meyakinkankan aku bahwa aku mencintaimu. Karena aku sudah melihat akhirnya, akhir yang akan sangat melukaimu. Aku harap kau dapat memahaminya…Rani.

Aku harus mengakhiri rasamu sekarang sebelum kau jauh terlena oleh mimpi indah bersamaku.

Bagaimanapun, aku pikir tuk menjadi seorang pria yang dibutuhkan hanya keyakinan melakukan apa yang ia anggap benar, seperti yang aku lakukan saat ini tetap berusaha menjadi seorang pria.


___
July, 12, 2008; 23:20 PM.


NB: apa kabarmu, telah beberapa hari ini kita berkomunikasi cukup lancar walaupun lewat sms, walaupun hanya terkesan sebatas teman, tapi aku yakin engkau tau maksudku. Karena lidahku kelu saat berhadapan denganmu, mulutku terkunci, otakku buntu, jantungku tidak karuan. Apa kabarmu malam ini?
posted by nobita @ 12:08:00 PM   0 comments
About Me

Name: nobita
Home:
About Me:
See my complete profile
Previous Post
Archives
 
Locations of visitors to this page